Sebenarnya aku tak tak tahu harus memulai darimana .
Yang kutahu dan kuingat dengan jelas
hanyalah kenangan dan kamu yang ikut
tersimpan didalamnya.
Apakah kau tahu? Aku sangat merindukanmu.
Ya! Semua tentangmu.
Mulai dari matamu yang memancarkan
seinar kehangatan, caramu tersenyum kepadaku
dan sentuhan hangat dari setiap jemari tanganmu
yang selalu bisa membuatku nyaman disetiap sela-selanya.
Dan tidak lupa, saat pertamamu mencium pipiku yang kau bilang adalah tanda sayangmu kepadaku.
Kau juga tidak lupa untuk memelukku, yang tidak bisa kupungkiri bahwa aku juga ingin berada dipelukanmu selamanya.
Kita juga sering berharap
Agar kita bisa bersama sampai tua
dan sampai ajal menjeput.
Tak jarang kau selalu membuatku senyum-senyum sendiri
kau juga sering menghujaniku dengan kata-kata romantismu,
sambil sesekali menatapku untuk meyakinkanku bahwa kau serius dengan ucapanmu.
Kau juga sering mencubitku pipiku
ketika aku sedang marah, atau ngambek seperti anak kecil.
Tak lupa setiap pagi kau selalu mengirimkan pesan singkat
yang membuatku merasa sangat spesial di hatimu.
Setiap kau akan melakukan pekerjaanmu
kau tak pernah absen untuk mengabariku
terlebih dahulu, agar aku tak mengomel
panjang lebar jika kau tak membalas pesanku.
Setiap malam kau selalu bilang "I LOVE YOU Sayang"
Kita juga punya sebutan yang khas
Tak lupa pula setiap harinya kau selalu mengingatkanku untuk makan
Dan ketika aku mulai sakit, karena tidak mendengar perkataanmu
Kau mulai mengocehiku.
Tapi aku tahu kau sangat menyayangiku.

Dan, seiring berjalannya waktu kau mulai berubah.
Kau mulai sibuk dengan pekerjaanmu, dan
akupun mulai sering melontarkan kata bosan
serta ingin mengakhiri hubungan ini denganmu.
Apakah kau tahu?
Aku hanya terlalu cemburu saat itu.
Aku tidak ingin kau tercantol dengan perempuan lain yang lebih baik dariku.
Aku hanya terlalu takut kehilanganmu.
Ya, mungkin aku hny tak tahu bagaimana
cara menunjukkan maksudku.
BAHWA AKU MENCINTAIMU.
Kita pun mulai terbawa dengan ego masing-masing.
Kau sudah jarang menghubungiku seperti biasanya, akupun mulai membuat keputusan
dan mengakhiri hubungan kita yang dulu indah.
Kaupun setuju, aku pikir inilah yang terbaik.
Kita juga sudah tak bisa saling memahami.
Waktu pun berlalu..
Kini aku dan kamu hanyalah sebatas mantan
yang mungkin tidak akan kembali menjadi KITA.
Walaupun masih ada secercah harapan disini (dihatiku).
Mungkin ku sudah selangkah lebih maju dariku.
sedangkan aku?
Aku masih disini, ditempat yang sama
Aku masih menjadi wanita yang begitu
menyayangimu, meskipun sudah satu tahun berlalu.
Yang aku tahu, kamu sudah mulai
merayu perempuan lain diluar sana
Karena cintamu juga telah hilang begitu saja.
Tahukah kamu?
Terkadang aku masih suka berkhayal tentang kita
mengingat kenangan-kenangan yang telah kita lalui
Ingin rasanya aku kembali ke masa-masa itu.
Menjadi bagian terpenting didalam hidupmu
Ah.. rasanya indah sekali bukan ?
Menghabiskan hari denganmu, hanya aku dan kamu .
Aku juga masih sering melihat barang-barang yang pernah kau berikan untukku
Boneka doraemon kesayanganku, tentu dari orang yang juga sangat spesial dihatiku
Burung-burungan kertas yang kau lipatkan untukku dan beberapa surat didalamnya,
sungguh aku tak ingin membuangnya.
Tapi, khayal ku hanyalah keinginanku yang tak akan mungkin terwujud.
Kini semua telah berakhir.
Sekarang sudah terlalu bodoh jika aku
masih menantimu disini tanpa kau mengharpkan aku disana.
Kau sudah bisa mendapatkan perempuan
lain yang lebih baik dariku.
Perempuan yang tidak akan memarahimu
Perempuan yang tidak akan melarangmu
melakukan hal yang kau suka.
Mungkin dengan kepergianku ini,
kau baru akan sadar tentang apa yang aku rasakan selama ini.
Aku hanya ingin bahagia dengan atau tanpamu.
Semoga sekarang kita bisa menjalani
kehidupan kita di jalan masing-masing.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar